Satu Frame

Foto ini yang menjadikan kami (saya, lusida, ucup, ajik) seperti sudah menjadi satu frame dengan anak-anak di dukuh turgo, desa purwobinangun, sleman, jogja. satu frame keluarga bersama anak-anak ini, satu frame bermain dan belajar bersama merekam yang ada.

4 hari kami bersama mereka, mencoba belajar melihat yang ada di sekitar mereka, merekam lingkungan mereka (meskipun terkadang handycam berubah jadi teropong pengintai), dan berusaha ingin menunjukan pada semua orang, meskipun mereka belum dewasa, tapi mereka ingin menjadi bagian dalam catatan sejarah tempat tinggal mereka.

Semoga kami bisa kembali lagi bersama mereka, karena frame ini masih tetap melekat membingkai kami berempat. Terima kasih kawan-kawan…

Iklan

4 Responses to Satu Frame

  1. jaga semangat kalian kawan.
    jangat cuma hangat diawal kayak tahi ayam.
    jangan cuma sekali berorgasme kawan, kalau sudah mulai lemah, langsung minum obat kuat aja.
    kalau bungkarno bilang sepuluh, saya pikir, itu dulu… sekarang empat aja cukup!!
    talklessdomore…

  2. sangkanparan says:

    mantaf !!
    Teruskan kawan..!! KERJA KALIAN SAAT INI dicatat oleh YANG KUASA !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: